RSS

Buat Ibu Terimakasih atas perjuangan Ibu

31 Okt

Setiap orang pasti memiliki seorang ibu. Ibu adalah orang yang paling banyak jasanya kepada kita. Kita tidak akan sanggup menghitung jasa seorang ibu kepada kita. Jasa dan pengorbanan yang dilakukannya sedemikian besar, sehingga mustahil bagi kita untuk membalas jasanya.

Pengorbanan seorang ibu sudah dimulai sejak kita masih berada dalam kandungannya. Kita lihat saja sekarang, apa yang dialami oleh seorang wanita yang sedang mengandung. Denagn hati-hati seorang ibu akan berusaha untuk menjaga kandungannya supaya tetap sehat. Belum lagi kesibukannya yang lain, yang dilakukannya sambil membawa kita dalam rahimnya.

Pengorbanan yang paling besar adalah saat kita mau lahir. Perjuangan yang berat dilaluinya untuk melahirkan kita. Bahkan dia rela mengorbankan nyawanya agar kita dapat lahir dengan selamat.


Saat kita masih bayi, kita dijaganya siang dan malam tanpa kenal lelah. Dua tahun kita disusuinya, hingga kita tumbuh sehat. Kita selalu dibimbingnya dengan sabar, tanpa mengeluh sedikitpun.

Bayangkanlah, di saat ibu tidur, coba lihat matanya dan bayangkan matanya takkan terbuka untuk selamanya.. tangannya tak dapat lagi menghapus airmata kita dan tiada lagi nasihat yang sering kita abaikan.. bayangkan ibu sudah tiada.. apakah kita cukup membahagiakannya…

apakah kita pernah berfikir bertapa besar pengorbanannya semenjak berada di dalam perutnya…
SADARILAH bahwa di dunia ini tidak ada 1 orang pun yang mau mati demi ibu,
tetapi…
Beliau adalah satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita…
Wahai temanku…
Marilah mulai detik ini kita semua bertekad menjadi seorang yang bertanggung jawab..
Meskipun kita tahu adalah sulit membalas pengorbanan ibu yang begitu berat.
Mari kita berusaha terus menyayangi dan mencintai beliau sampai akhir hayat nanti
Ibu, walau aku saat ini tidak bisa menjagamu ketika engkau butuhkan
Aku janji akan selalu menyayangi mu
Temanku..
Marilah kita berusaha lakukan apapun yang bisa kita lakukan untuknya
“sekarang”
Bukan 1 jam lagi
Bukan 1 hari lagi
Bukan 1 bulan lagi
Tapi sekarang
Jangan tunggu samapi beliau meninggalkan kita untuk selama-lamanya
Jangan sampai hati kita membatu .

sumber : kaskus

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 31/10/2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: